Konsep Kurikulum Pada Kondisi Khusus

Assalamuallaykum warahmatullahi wabarakatuh, terimakasih untuk para pembaca yang masih tetap mengunjungi website ini. Masih dalam seri bimtek yang sama yaitu Bimtek Guru Belajar Seri Masa Pandemi Covid-19, dalam kesempatan kali ini saya akan menuliskan resume dari sub topik Konsep Kurikulum Pada Kondisi Khusus.

Pada Resume sebelumnya tentang Meninjau Kembali Tujuan dan Prinsip PJJ, telah dijelaskan bahwa di masa pandemi ini, guru tidak lagi dituntut untuk menyelesaikan beban kurikulum seperti dalam kondisi normal. Hal tersebut juga ditegaskan kembali dalam Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Repubik Indonesia Nomor 719/P/2020 Tentang Pedoman Pelaksanaan Kurikulum pada Satuan Pendidikan dalam Kondisi Khusus.

Pada Surat Keputusan tersebut, satuan pendidikan dapat menggunakan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran peserta didik. Pelaksanaan kurikulum dalam kondisi khusus bertujuan untuk memberikan fleksibilitas bagi satuan pendidikan untuk memilih dan menentukan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Adapun dalam pelaksanaannya, satuan pendidikan dapat :
1. Tetap megacu pada kurikulum nasional
2. Menggunakan kurikulum pada kondisi khusus
3. Melakukan penyederhanaan kurikulum secara mandiri.

adapun untuk poin kedua, kemdikbud telah melakukan penyederhanaan dari kurikulum nasional yang dapat dijadikan acuan oleh tenaga pendidik. Pada kurikulum tersebut, dilakukan pengurangan kompetensi dasar sehingga pada pelaksanaannya, satuan pendidikan hanya berfokus pada kompetensi esensial dan kompetensi prasyarat untuk kelanjutan pembelajaran di tingkat selanjutnya.

Adapun dalam sub topik ini, terdapat penjelasan yang lebih lengkap tentang panduan kurikulum darurat dengan penyederhanaan KI dan KD yang bisa diunduh pada link ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *