Surat Cinta Dari Youtube Atas 100 Subscriber

Assalamuallaykum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Postingan kali ini di ilhami oleh kegabutan saya ditengah pandemi wabah korona yang melanda berbagai belahan dunia termasuk negara tercinta “Indonesia”. Himbauan dari pemerintah dan banyak influencer tentang #dirumahaja #workfromhome saya ikuti dengan baik. Sudah ada beberapa artikel yang saya terbitkan didalam website ini selama saya melakukan kegiatan karantina mandiri yang bertujuan untuk memutus rantai penyebaran virus Covid-19. Salah satu kegiatan tersebut adalah mengikuti Workshop Youtuber secara daring di media WhatsApp dengan pemateri yang luar biasa hebat. Adapun pematerinya ada Om Jay, Paman Apiq, hingga pak yahya duta dari rumah belajar.

Saya ikuti workshop tersebut dengan tergopoh-gopoh, karna disaat peserta lain telah memiliki ide tentang konten 1, konten 2, konten 3 dan seterusnya yang akan mereka bahas didalam channel mereka, saya masih bergelut dengan

“channel tua ini mau diapakan?”

Atau,

“mau dikasih nama apa channel tua yang angker ini?”.

Ya, saya telah memiliki Channel Youtube sejak 30 Agustus 2013, konten dan subscribernya sudah sangat banyak. Saking banyaknya saya bingung untuk diapain channel ini, kontennya ada 6000 dengan angka “0” yang semuanya menggelinding, dan subscribernya ada 3000 dengan angka “0”nya menggelinding pula. Channel sejak kurang lebih 7 tahun cuma punya 6 konten dan 3 subscriber, ini luar biasa.
Hal itu yang membuat saya agak sedikit minder dengan peserta lain pada workshop daring tersebut.
Namun dengan semangat 45 dan didukung oleh suara infuluencer untuk “WorkFromHome” akhirnya saya ikuti workshop daring tersebut dengan penuh semangat. Alhasil. pada tanggal 27 Maret 2020, saya mendapatkan surat cinta dari Youtube kalo saya sudah mendapatkan 100 Subscriber.

100 Subscriber adalah prestasi yang luar biasa yang bisa saya raih ketika mengikuti workshop youtuber secara daring tersebut. Tak hanya itu, akhirnya saya menemukan nama baru yang cocok untuk Channel tua ini, dan Channel ini saya beri nama “I. W. S”. IWS adalah singkatan dari “Indie WorkShop” dimana channel ini diprakarsai langsung oleh Iqbal W. Septiyadi.

Channelnya dapat dilihat disini : Indie WorkShop By Iqbal W. Septiyadi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *